Fanatisme dalam Perspektif Hadis

Studi terhadap Fanatisme Suporter Sepak Bola di Indonesia

Authors

  • Muhammad Ilyas UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Nurlia Putri Darani UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Saila Salsabila UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.59029/int.v2i2.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas penjelasan fanatisme suporter sepak bola dalam perspektif hadis. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif-analitis dengan kajian kepustakaan dan teknik analisis data ditempuh melalui tahapan klasifikasi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan basis suporter sepak bola terfanatik dan terloyal di dunia. Hal tersebut di landasi karena banyaknya klub sepak bola di Indonesia. Besarnya basis suporter yang dimiliki Indonesia menimbulkan hal dilematis, karena selain mendatangkan dampak postif juga menimbulkan dampak negatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fanatisme itu adalah suatu sikap yang dapat merugikan, maka dalam Islam melarang umatnya untuk senantiasa tidak menyukai hal yang belebih-lebihan. Penelitian ini diharapkan memiliki manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan umum dalam bidang olahraga serta ilmu sosial dan khazanah pengetahuan Islam khususnya dalam bidang kajian hadis.

References

Abu-Nimer, M. (2010). Nirkekerasan dan Bina Damai dalam Islam: Teori dan Praktik. Pustaka Alvabet.

Agriawan, D. (2016). Hubungan Fanatisme Dengan Perilaku Agresi Suporter Sepak Bola. Universitas Muhammadiyah Malang.

Ahmad, K. . (2016). Fanatik Beragama Dalam Kalangan Masyarakat Islam Di Malaysia: Analisis Berdasarkan Pemahaman Terhadap Fiqh Al-Hadith. International Conference On Islam In Malay World VI (ICON-IMAD, VI, 2.

Aslam, M. H. (2019). Fanatisme Golongan Dalam Perspektif Hadis (Studi Ma’ani Al-Hadith Riwayat Sunan Ibnu Majah. In UIN Sunan Ampel Surabaya (pp. 88–89).

Aziz, H., & Sitasari, N. W. (2022). Suporter remaja sepak bola: Fanatisme mempengaruhi perilaku agresi ? JCA Psikologi, 3(1), 82–91.

Boma, S. R. (2018). Persepsi Suporter Aremania Terhadap Perilaku Kekerasan di Malang. Jurnal Sport Science: Universitas Negeri Malang, 3.

Budiya, B. (2020). Konsep Pendidikan Khuluqiyah dalam Prespektif Kitab Washoya Al Abaa’Lil Abna’untuk Menanggapi Pendidikan Era Industri 4.0. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 16, 95–112.

CNN Indonesia. (2022). Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Total 134 Orang.

Dwi Eriyanti, L. (2017). Pemikiran Johan Galtung tentang Kekerasan dalam Perspektif Feminisme. Jurnal Hubungan Internasional, 6(1). https://doi.org/10.18196/hi.61102

Farida, A. (2016). Manajemen Konflik Keagamaan Melalui Jaringan Kerja Antar Umat Beragama Di Bandung Jawa Barat. Al-Qalam, 21(1), 141–152.

Galtung, J. (1996). Perdamaian dengan Cara Damai: Perdamaian dan Pengembangan Konflik dan Peradaban. Sage Publications.

Galtung, J. (2009). Theories of conflict. Transcend.

Iskandar, N. (2018). Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Washaya al-Aba’li al-Abna Karya Muhammad Syakir al-Iskandari. Repository.Uinjkt.Ac.Id.

Ismail, N., Maulan, S., & Hasan, N. H. (2008). The Impact of Teacher Feedback on ESL Students’ Writing Performance. Academic Journal of Social Studies, 8(1), 45–54.

Kennedy, D., & Kennedy, P. (2010). Towards a Marxist political economy of football supporters. Capital & Class, 34(2), 181–198.

Khaswara, F. (2021). Teori Konflik Menurut Johan Galtung. Gunung Djati Conference Series, 4, 657.

Kumala, A. P. B., & Sukmawati, A. (2020). Dampak Cyberbullying Pada Remaja. Alauddin Scientific Journal of Nursing, 1(1), 55–65. https://doi.org/10.24252/asjn.v1i1.17648

Larasati, A. W., Kharisma, C. G., Nanda, M., Hutamam, S., & Oknanda, M. D. (2023). Fanatisme Suporter Sepak Bola Terhadap Perilaku Agresi. Journal Of Communication and Social Sciences, 1(1), 1–7.

Levental, O., Laor, T., & Galily, Y. (2023). The 21st century Globetrotters’ fans: the case of Israeli transnational football Supporters’ communities before and during the pandemic. American Behavioral Scientist, 67(11), 1340–1357.

Malfaid, I. (2013). Fanatisme Suporter Sepak Bola Untuk Menanamkan Solidaritas Sosial. In Naskah Publikasi: Universitas Muhammadiyah Surakarta (p. 2).

Manojlovic, B. (2018). Education for Sustainable Peace and Conflict Resilient Communities. Palgrave Macmillan.

Mazrui, A. A. (n.d.). Globalisasi, Islam and the West: Between Homogenization and Hegemonization. Hamdard Islamicus, No.3. Vol., hlm.23-28.

Međedović, J., Kovačević, U., & Knežević, G. (2022). Militant extremist mind-set in Serbian football supporters: relations with the adherence to extremist social movements. Behavioral Sciences of Terrorism and Political Aggression, 14(4), 312–326.

Mubina, M. F. (2020). Fanatisme Dan Ekspresi Simbolik Di Kalangan Suporter Sepakbola : Kajian Etnografis Terhadap Kelompok Suporter Psis Panser Biru Dan Snex. Endogami: Jurnal Ilmiah K, 3(2), 137.

Muhad, F., Nur, S., & ZANDRA, D. W. (2022). The Role of Football Supporters Attachment to The Club (Jurnal). The Role of Football Supporters Attachment to The Club, 7(2).

Nafiandi, S. T. (2008). Pembangunan Budaya Damai Dalam Upaya Mengurangi Kekerasan Kelompok Suporter Sepakbola The Jakmania. Jurnal Damai dan Resolusi Konflik.

Niam, Z. W. (2021). Eksistensi Malala Yousafzai Dalam Mengubah Perspektif Dunia Barat Terhadap Perempuan Muslim. Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 4(1), 21. https://doi.org/10.14421/jkii.v4i1.1113

Prakoso, S. A. (2013). Fanatisme Suporter Sepakbola ditinjau dari Tingkat Pendidikan. Fakultas Psikologi UMS.

Rahmat, J. (1996). Islam Aktual. Mizan.

Sinatrya, E. Y. (2013). Agresifitas Suporter Sepak Bola PERSEBAYA Surabaya pada Saat Pertandingan Berlangsung. Universitas Negeri Surabaya.

Solahudin, M., Agniawati, N. G., & Firdaus, M. R. (2021). Teori Kekerasan Dan Konflik Johan Galtung: Studi Kearifan Lokal Pela Gandong Sebagai Media Resolusi Konflik Di Ambon. Gunung Djati.

Sugiono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. CV Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Remaja.

Tapp, A., & Clowes, J. (2002). From “carefree casuals” to “professional wanderers” Segmentation possibilities for football supporters. European Journal of Marketing, 36(11/12), 1248–1269.

Viktorahadi, R. F. B., Rosyad, R., Rahman, M. T., Setia, P., Haq, M. Z., & Viktorahadi, R. F. B. (2022). Makna Moderasi Beragama Menurut Franz Magnis-Suseno: Suatu Pendekatan Fenomenologis. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung Bandung.

Vogele, M. C. (2009). Nonviolent Action and Building a Culture of Peace. In Handbook on Building Cultures of Peace. Springer.

Ziaulhaq, M. (2018). Pendekatan Mahatma Gandhi (1869-1948) Mengenai Nirkekerasan dan Perdamaian: Analisis Studi Perdamaian dan Konflik Johan Galtung. Tesis (Masters), 1–32.

Ziesche, D. (2023). A product thirty years in the making: the Champions League, organisational legitimacy, and the disenfranchisement of Europe’s football supporters. Soccer & Society, 24(4), 549–562.

Published

27-12-2023